Senin, 13 Oktober 2025

Mentauhidkan Allah

    Seorang pengobat maupun penyehat tradisional yang bertauhid akan sadar dan paham bahwa keberhasilannya dalam membantu mengembalikan kesehatan seseorang tidaklah mungkin terjadi melainkan dengan izin Allah. Demikian pula dengan ketepatan diagnosa yang dia lakukan, semua hanya bisa terjadi atas izin Allah.

    Mentauhidkan Allah atau menyandarkan segala sesuatu kepada Allah adalah sikap yang harus dimiliki oleh seorang penyehat. Seorang pengobat maupun penyehat hanya berusaha untuk membantu memulihkan kesehatan seseorang dengan ilmu yang telah Allah karuniakan kepadanya,

    Demikian pula seorang yang sedang sakit, hendaknya bersandar sepenuhnya kepada Allah untuk kesembuhannya. Tidak hanya bersandar kepada keahlian seorang pengobat maupun penyehat.

    Sakit yang dideritanya tidak lain adalah ujian dari Allah, yang diharapkan akan mendatangkan ganjaran pahala dan juga bertambahnya keimanan jika dia mampu melewatinya dengan ridho dan sabar. Dengan ridho dan sabar pula, maka sakit yang dideritanya ini akan menjadi penggugur dari dosa-dosanya.

    Seorang yang sedang diuji Allah dengan sakit yang dideritanya, hendaknya menempuh cara-cara yang tidak bertentangan dengan syariat saat berikhtiar untuk kembali sehat. Menjauhkan diri dari cara-cara yang dapat menjerumuskan dirinya dalam kesyirikan seperti mendatangi dukun-dukun. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً

  Hadits tersebut haruslah diyakini seorang muslim, baik seorang penyehat, maupun orang yang sakit. Tidaklah pantas seorang muslim yang pern...