Seorang pengobat maupun penyehat tradisional yang bertauhid akan sadar dan paham bahwa
keberhasilannya dalam membantu mengembalikan kesehatan seseorang
tidaklah mungkin terjadi melainkan dengan izin Allah. Demikian pula
dengan ketepatan diagnosa yang dia lakukan, semua hanya bisa terjadi
atas izin Allah.
Mentauhidkan Allah atau menyandarkan segala sesuatu
kepada Allah adalah sikap yang harus dimiliki oleh seorang penyehat. Seorang pengobat maupun penyehat hanya berusaha untuk membantu memulihkan kesehatan
seseorang dengan ilmu yang telah Allah karuniakan
kepadanya,
Demikian pula seorang yang sedang sakit, hendaknya
bersandar sepenuhnya kepada Allah untuk kesembuhannya. Tidak hanya bersandar kepada keahlian seorang pengobat maupun penyehat.
Sakit yang
dideritanya tidak lain adalah ujian dari Allah, yang diharapkan akan mendatangkan ganjaran pahala
dan juga bertambahnya keimanan jika dia mampu melewatinya dengan ridho dan
sabar. Dengan ridho dan sabar pula, maka sakit yang dideritanya ini akan menjadi penggugur dari
dosa-dosanya.
Seorang yang sedang diuji Allah dengan sakit yang dideritanya, hendaknya menempuh cara-cara yang tidak bertentangan dengan
syariat saat berikhtiar untuk kembali sehat. Menjauhkan diri dari cara-cara yang dapat menjerumuskan dirinya dalam kesyirikan seperti mendatangi dukun-dukun.
Senin, 13 Oktober 2025
Mentauhidkan Allah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
Hadits tersebut haruslah diyakini seorang muslim, baik seorang penyehat, maupun orang yang sakit. Tidaklah pantas seorang muslim yang pern...
-
Seorang pengobat maupun penyehat tradisional yang bertauhid akan sadar dan paham bahwa keberhasilannya dalam membantu mengembalikan kes...
-
Hadits tersebut haruslah diyakini seorang muslim, baik seorang penyehat, maupun orang yang sakit. Tidaklah pantas seorang muslim yang pern...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar